Get the Connx App

Click here to learn more

connx-coin 50

by Connx ● January 26, 2024

SOSOK - Yohan Gunawan - Kembali ke Malang Kembali ke Labore Coffee Eatery

● Entrepreneur 5.0 0 540x bm-ic share-ic

Kota Malang, dengan pesonanya yang kaya akan keindahan alam dan sejarah yang mendalam, telah lama menjadi destinasi favorit para pelancong. Dengan pegunungan yang mengelilingi, udara sejuk yang menyapa, dan arsitektur klasik yang memikat, Malang mampu menciptakan kenangan tak terlupakan bagi setiap pengunjungnya.

Salah satu aspek menarik dari kota ini adalah keberagaman budaya yang tercermin dalam setiap sudutnya. Di tengah keramaian kota yang gemerlap, terdapat sebuah tempat yang merangkul sentuhan Asia dengan cara yang unik dan memukau. Labore Coffee Eatery, sebuah kafe yang meleburkan cita rasa kopi dengan kehangatan Asia, hadir sebagai oase untuk para pecinta kopi dan penggemar kuliner yang mencari pengalaman yang tak terlupakan.

Baca Juga: Sosok - Mikael Jasin - Menaruh perhatian dalam setiap sajian

Labore Coffee Eatery, tidak hanya sekadar sebuah kafe biasa. Keunikan kafe ini diciptakan oleh tangan kreatif seorang pengusaha visioner, Yohan Gunawan. Alumnus Universitas Ma Chung, Jurusan Manajemen angkatan 2011 ini, membuktikan bahwa kecintaannya pada dunia kopi dan atmosfer kafe mampu menciptakan tempat istimewa yang menjadi daya tarik tersendiri di Malang.

Kecintaannya pada kopi terbukti menjadi pendorong utama dalam mewujudkan konsep unik kafe ini. Ia memahami bahwa lebih dari sekadar tempat untuk minum kopi, sebuah kafe harus menjadi wadah bagi orang-orang untuk bersantai, berbagi cerita, dan menikmati momen-momen berharga.

Nama Dibalik Labore Coffee Eatery

Image Courtesy: Labore Coffee Eatery

Tahun 2015 menjadi awal perjalanan Labore Coffee Eatery, yang dimulai dengan keberanian empat pemuda yang pada awalnya tidak mengerti banyak tentang dunia kopi. “Kita berempat belajar dari awal, dari nggak ngerti apa-apa sampai akhirnya kita semua menjadi kepala dari divisi yang dibagikan dari awal”, lanjut Yohan. 

Labore berkomitmen pada kopi lokal Indonesia dengan menggunakan biji kopi dari berbagai daerah, termasuk Bondowoso, Aceh, dan Papua. Perjalanan ini tidak hanya mengubah pengetahuan mereka tentang kopi, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap keanekaragaman rasa kopi Indonesia.

Yohan mengungkapkan kisah menarik di balik penamaan kafe ini. Awalnya kafe ini bernama Labore Eatery, namun melihat antusiasme tinggi terhadap kopi di masyarakat mendorong Yohan untuk mengubahnya menjadi Labore Coffee Eatery. Bagi Yohan nama yang disematkan tidak hanya menggambarkan sebuah tempat, tetapi juga manifestasi untuk kafe ini. 

“Nama Labore kita ambil dari ‘Ora Et Labora’ yang menekankan pentingnya kerja keras dan mempercayakan hasil kepada Tuhan. Dulu namanya Labore Eatery aja, tapi karena kita melihat kopi bakal ramai jadi akhirnya kita ubah jadi Labore Coffee Eatery” Ucap Yohan.

Mengedepankan Menu Asia

Image Courtesy: Labore Coffee Eatery

Labore Coffee Eatery mengukuhkan identitasnya dengan mengedepankan kekayaan rasa menu Asia. Yohan menjelaskan konsep unik mereka, "Kita cuma jual menu Asia. Kalau resto lain menu andalannya spaghetti carbonara, bolognese, atau aglio olio, kita malah adanya spaghetti dengan saus khas Thailand." kata Yohan. 

Pilihan ini tidak hanya sekadar menyajikan hidangan, tetapi juga mengundang pengunjung untuk merasakan keberagaman cita rasa Asia. Dengan setiap sajian, Labore Coffee Eatery membawa nuansa Thailand yang eksotis ke dalam hidangan yang akrab. Mereka tidak hanya menghadirkan kopi berkualitas tinggi, tetapi juga sebuah perayaan cita rasa Asia yang autentik.

Baca Juga: SOSOK - Wiro - Misi Mematahkan Stigma Makan Burger Tidak Sehat

Sebagai alumnus Universitas Ma Chung, Yohan membawa visi dan pengetahuannya dalam manajemen untuk menciptakan Labore Coffee Eatery sebagai tempat yang tidak hanya memanjakan lidah pengunjungnya, tetapi juga memberikan pengalaman yang berkesan. Keahliannya dalam mengelola bisnis tersebut tercermin dalam setiap aspek kafe, dari desain interior yang mengundang hingga pilihan menu yang beragam dan lezat.

Menjadikan Labore Tetap Relevan di Era Sekarang

Image Courtesy: Labore Coffee Eatery

Dalam perjalanan Labore Coffee Eatery, keberlanjutan tidak hanya berfokus pada rasa kopi yang istimewa, tetapi juga membangun fondasi yang kokoh dalam visi kekeluargaan. Yohan Gunawan, pemilik kafe, menekankan pentingnya hubungan yang erat di seluruh lapisan tim.

"Kita selalu utamakan kekeluargaan, mulai dari atas sampai bawah kita semua dekat. Karena kalau karyawan aja nggak happy, itu juga akan berdampak ke customer," jelas Yohan. Visi ini bukan hanya slogan kosong; ini adalah pondasi keberlanjutan Labore Coffee Eatery di era modern.

Dalam dunia yang terus berubah dengan cepat, Yohan menjadikan Labore tetap relevan adalah tantangan yang membutuhkan inovasi dan adaptasi. Menjawab hal ini, menurut Yohan kesejahteraan karyawan menjadi prioritas, karena pemahaman Yohan bahwa kebahagiaan tim menciptakan pengalaman positif bagi pelanggan.

Melibatkan seluruh tim dalam pengambilan keputusan, mendengarkan ide-ide kreatif, dan menciptakan lingkungan yang mendukung, Labore Coffee Eatery mampu mempertahankan daya tariknya di tengah persaingan yang sengit. Dengan fokus pada kekeluargaan, Labore Coffee Eatery tidak hanya merumuskan resep sukses bisnis, tetapi juga mengukuhkan dirinya sebagai tempat yang ramah dan hangat bagi setiap pengunjungnya. 

Yohan berharap Labore Coffee Eatery tidak hanya sekadar tempat untuk menikmati kopi dan makanan lezat, tetapi juga merupakan destinasi yang mampu membangkitkan rasa rindu untuk kembali ke Malang. Setiap sudut kafe ini memberikan pengalaman yang tak terlupakan, membuat pengunjung merasa seperti tengah terjebak dalam kisah yang tak memiliki akhir.

Penulis: Tri Yuniwati Lestari

Beri rating artikelnya!

Seberapa puaskah kamu?

coin

Selamat kamu berhasil dapetin Connx Coin! Terus explore untuk mendapatkan Coin lebih banyak!