Get the Connx App

Click here to learn more

connx-coin 36

by Connx ● June 08, 2024

Pemerintah Jepang Luncurkan Aplikasi Kencan untuk Tingkatkan Angka Kelahiran

● Society 5.0 0 142x bm-ic share-ic

Angka kelahiran di Negeri Sakura masih terus mencatatkan penurunan di tiap tahunnya. Bahkan di tahun 2023 lalu, Jepang kembali catatkan rekor rasio kelahiran paling rendah sejak tahun 1947. Untuk menanggulangi krisis angka kelahiran yang semakin buruk, pemerintah terus berinisiasi melakukan berbagai macam program demi mendorong warganya untuk menikah dan membentuk keluarga, salah satunya adalah meluncurkan aplikasi kencannya sendiri.

Pemerintah Kota Tokyo sudah mulai menjalankan program uji coba dengan aplikasi buatannya bernama "Tokyo Futari Story" yang akan mencocokkan para penggunanya menggunakan artifficial intelligence (AI) dalam aplikasinya. "Futari" sendiri memiliki arti pasangan atau sepasang kekasih dalam bahasa Jepang.

Japan, magalunsar sang dating app para mapadamo ang ila populasyon - Bombo  Radyo Iloilo

image by x.com/stillgray

Pengguna Tokyo Futari Story nantinya harus mengisi formulir atau dokumen yang membuktikan bahwa mereka single atau sendiri dan menyatakan bahwa mereka bersedia untuk menikah nantinya. Selain data diri, pengguna juga diharuskan menyertakan data pajak untuk memverifikasi penghasilan tahunannya. Lebih lanjut Pemerintah juga mengharapkan bahwa aplikasi ini nantinya akan mampu menghilangkan masalah-masalah kredibilitas penggunanya yang sudah jadi masalah umum di aplikasi-aplikasi serupa yang sudah ada lebih dulu.
 
Dikutip dari The Japan Times, pemerintah Kota Tokyo mengatakan, "Kita mempelajari bahwa 70% warga yang ingin menikah tidak aktif untuk ikut dalam kegiatan tertentu atau aplikasi serupa untuk mencari pasangannya. Kita ingin memberikan mereka sedikit dorongan untuk menemukan pasangannya."

Masalah krisis kependudukan Jepang memang semakin mengkhawatirkan. Merujuk pada data Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang, negara berpenduduk 123,9 juta orang ini hanya catatkan angka kelahiran sebesar 727.277 jiwa di tahun 2023. Jumlah kelahiran ini tidak sampai setengahnya dari jumlah kematian yang tercatat sebesar 1.590.503 jiwa di tahun yang sama. Sementara angka pernikahan turun hingga angka di bawah setengah juta untuk pertama kalinya dalam 90 tahun terakhir.

Japan PM says tackling birth rate crisis 'cannot wait' | News24

image by Du Xiaoyi/AFP/Pool

Menurut Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida, dalam 6 hingga 7 tahun kedepan akan jadi kesempatan terakhir Jepang untuk membalikkan penurunan angka kelahiran. Selain Tokyo, nantinya aplikasi ini direncakan juga akan dijalankan di daerah lainnya, seperti Ureshino, Hokkaido hingga Himeji.

Beri rating artikelnya!

Seberapa puaskah kamu?

coin

Selamat kamu berhasil dapetin Connx Coin! Terus explore untuk mendapatkan Coin lebih banyak!