Get the Connx App

Click here to learn more

connx-coin 50

by Connx ● December 19, 2023

Gunung es raksasa hancur akibat perubahan iklim

● Environment 5.0 0 518x bm-ic share-ic

Gunung es raksasa A23a di Antartika terlihat hanyut di lautan. A23a pertama kali terpisah dari lapisan es Antartika pada tahun 1986.

Gunung es ini memiliki dimensi yang mengagumkan, dengan luas mencapai 4.000 kilometer persegi atau empat kali lebih besar dari New York City, dan beratnya hampir mencapai satu triliun ton, sekitar 100 juta kali lebih berat daripada Menara Eiffel di Paris.

Sebelumnya, A23a yang memiliki bentuk seperti gigi telah tenggelam di dasar lautan selama 30 tahun. Namun, saat ini, gunung es tersebut bergerak ke utara dengan kecepatan yang sangat tinggi, didorong oleh angin dan arus laut, seperti yang dilaporkan oleh Earth pada Selasa (19/12).

British Antarctic Survey (BAS), yang baru-baru ini memantau pergerakan A23a, melaporkan bahwa gunung es raksasa ini bergerak ke utara dengan kecepatan sekitar 30 mil per hari. Pergerakan ini berpotensi mengganggu pola makan hewan liar, seperti penguin.

"Ini tergantung pada trayeknya, tetapi ada potensi dampak terhadap satwa liar jika mendekati salah satu pulau sub-Antartika," kata perwakilan BAS.

Berasal dari Lapisan Es Filchner Antartika pada bulan Agustus 1986, A23a adalah sisa terbesar dari gunung es yang dulunya lebih besar. Setelah mengalami perjalanan hanyut selama beberapa ratus mil, gunung es ini akhirnya menemukan posisinya di dasar laut dan tetap tidak bergerak selama tiga dekade berikutnya.

Fenomena "membumi" pada gunung es terjadi ketika bagian dasarnya meresap ke dalam air lebih dalam dari kedalaman laut. Pemantauan dari satelit CryoSat milik Badan Antariksa Eropa (ESA) mengungkapkan bahwa bagian dasar A23a menunjukkan perpanjangan yang sangat dalam, menyerupai bentuk jangkar.

Pemantauan ESA menyatakan bahwa gunung es raksasa ini terus mengalami perjalanan hanyut dan mendekati Pulau Clarence dan Pulau Gajah, yang berlokasi dekat Semenanjung Antartika.

"A23a telah melesat dan dengan cepat menjauhi perairan Antartika," demikian pernyataan ESA pada 1 Desember. "Seperti kebanyakan gunung es lainnya dari sektor Weddell, A23a kemungkinan besar akan berakhir di Atlantik Selatan, jalur yang dikenal sebagai jalur gunung es."

Hanyutnya gunung es raksasa ini menjadi indikator nyata bahwa keadaan dunia sedang mengalami gangguan. Kejadian ini semakin menegaskan dampak perubahan iklim yang semakin terasa. Gunung es memiliki peran signifikan sebagai penunjuk perubahan iklim. Kecepatan pembentukan gunung es mampu mencerminkan perubahan suhu global dan kondisi massa es di wilayah kutub.

Dengan meningkatnya suhu global, proses pembentukan dan siklus hidup gunung es mengalami perubahan. Kehilangan es yang terus berlangsung menjadi sumber keprihatinan bagi para ilmuwan.

Secara singkat, gunung es dengan dimensinya yang luar biasa tidak hanya merupakan fenomena alam yang menakjubkan. Mereka juga memiliki peran vital dalam ekosistem Bumi dan berfungsi sebagai penunjuk kesehatan planet kita.

Menurut Anne Braakmann-Folgmaan, seorang dosen di Universitas Tromso yang ahli dalam studi Antartika, menipisnya gunung es ini terkait dengan pemanasan permukaan laut dalam beberapa periode terakhir.

"Satelit memungkinkan kita melihat gunung es menipis karena air laut yang menghangat," kata Anne.

"Dan dengan pengetahuan topografi dasar laut, kita tahu di mana gunung es itu akan berlabuh atau kapan gunung es itu sudah cukup menipis untuk dilepaskan kembali," lanjut dia, mengutip CNN.

Mari bersama-sama kita jaga dan peduli terhadap peristiwa hanyutnya gunung es raksasa ini sebagai panggilan untuk lebih peduli terhadap perubahan iklim. Setiap tindakan kecil kita dapat berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem Bumi.

Nikmati pengalaman membaca yang istimewa di Connx.id, hanya bersama Connx kamu bisa mengoleksi koin untuk ditukar dengan beragam hadiah menarik.

Beri rating artikelnya!

Seberapa puaskah kamu?

coin

Selamat kamu berhasil dapetin Connx Coin! Terus explore untuk mendapatkan Coin lebih banyak!