Get the Connx App

Click here to learn more

connx-coin 41

by Connx ● December 19, 2023

APBN membaik, defisit jauh lebih rendah dari target pemerintah

● Business 5.0 0 287x bm-ic share-ic

Per tanggal 12 Desember silam, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Republik Indonesia telah mencapai Rp 35 triliun atau setara dengan 0,17% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Kondisi APBN kali ini dinilai semakin membaik karena defisitnya jauh lebih rendah dibandingkan dengan target pemerintah sebesar 2,84% terhadap PDB.

Dilansir dari Kompas, defisit APBN dapat terjadi ketika realisasi belanja negara lebih tinggi dari pendapatan negara. Kemenkeu mencatat hingga 12 Desember 2023 kas negara telah dibelanjakan hingga Rp 2.588,2 triliun atau 84,5% dari target APBN. Sementara pendapatan negara telah terkumpul Rp 2.553,2 triliun atau mencapai 103,7% dari target. 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa realisasi pendapatan negara telah mencapai 103,66% dari target APBN 2023 sebesar Rp 2.463 triliun, dan diperkirakan dapat mencapai target dalam Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2023 sebesar Rp 2.637,2 triliun.

"Tren penurunan defisit ini menunjukkan bahwa konsolidasi fiskal tetap kuat, didukung oleh penerimaan negara yang kuat dan pengeluaran yang terjaga dengan baik," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers, dikutip dari Berita Satu.

Sri Mulyani juga mengungkapkan dari sisi kesehatan fiskal, defisit rendah tersebut menunjukkan APBN tetap terjaga kuat dengan laju penerimaan negara yang tinggi. Sementara dari sisi belanja negara, pemerintah tetap harus mengeksekusi belanja secara besar-besaran dalam waktu singkat di sisa tahun ini. Menurutnya, ada APBN senilai Rp 540 triliun yang harus dikebut sebelum tutup buku pada 29 Desember 2023. Belanja itu ditujukan untuk membayar berbagai tagihan pemerintah, seperti pembayaran subsidi dan kompensasi energi ke berbagai instansi, serta tagihan proyek pemerintahan lainnya.

”Jadi, dua minggu ke depan nanti itu akan luar biasa sangat besar operasi APBN kita. Namun, kami tetap optimistis postur defisit APBN akan tetap jauh lebih baik dibandingkan target di APBN awal maupun dibandingkan outlook pertengahan tahun,” pungkas Sri Mulyani, dikutip dari Kompas.

Sri Mulyani mengatakan dengan defisit rendah tersebut, pemerintah bisa mengumpulkan saldo anggaran lebih (SAL) untuk menurunkan pembiayaan melalui surat utang negara (SUN) tahun depan. Strategi tersebut telah diterapkan tahun lalu sehingga penerbitan surat berharga negara (SBN) tahun ini bisa ditekan secara signifikan.

”Ini adalah strategi yang sangat tepat dan ampuh dalam menghadapi situasi dunia, di mana suku bunga sedang mengalami kenaikan drastis, extreme higher for longer. Kita bisa melindungi keseluruhan postur kita karena kita sudah menyisihkan cadangan dan menggunakan SAL dengan defisit yang menurun sangat tajam,” ujarnya.

Beri rating artikelnya!

Seberapa puaskah kamu?

coin

Selamat kamu berhasil dapetin Connx Coin! Terus explore untuk mendapatkan Coin lebih banyak!