Get the Connx App

Click here to learn more

connx-coin 50

by Connx ● January 15, 2024

Animals Hope Shelter Indonesia rawat 226 ekor anjing dari selundupan

● Animal 5.0 0 376x bm-ic share-ic

Relawan dari Animals Hope Shelter Indonesia tengah merawat 226 ekor anjing yang menjadi korban dalam kasus penyelundupan di Kota Semarang. Pihak Animals Hope Shelter Indonesia berencana memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengadopsi anjing-anjing tersebut setelah selesainya penyelidikan polisi.

Petugas kepolisian bersama anggota Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Jawa Tengah 1 turut melakukan pemeriksaan kesehatan dan perawatan terhadap anjing-anjing yang diselamatkan dari kasus penyelundupan. Tempat penampungan ini berlokasi di Animals Hope Shelter Indonesia, Semarang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Warga diimbau waspada, Gunung Lewotobi, Flores masuki level awas

Berhasil Gagalkan Penyelundupan Anjing

Sebelumnya, Kepolisian Resor Besar Kota Semarang berhasil menggagalkan pengiriman ratusan ekor anjing yang diduga akan dijual untuk konsumsi manusia. Operasi ini dilakukan di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Kota Semarang pada malam Sabtu, 6 Januari 2024, dengan kerjasama komunitas hewan Animals Hope Shelter Indonesia.

Total 226 anjing ditemukan terikat di dalam truk bak terbuka yang digunakan untuk pengangkutan. Setelah insiden tersebut, Animals Hope Shelter Indonesia berkomitmen untuk memberikan perawatan terbaik dan mencari rumah baru yang aman bagi para korban penyelundupan ini.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Jawa Tengah bergerak bersama lintas sektoral untuk mengatasi dampak penyelundupan 226 ekor anjing dari Jawa Barat. Fokus utama adalah mencegah potensi penyebaran penyakit hewan ke manusia (zoonosis), terutama rabies, mengingat wilayah asal anjing-anjing tersebut belum terbebas dari penyakit tersebut.

Agus Wariyanto, Kepala Disnakkeswan Jateng, menegaskan bahwa kasus ini melanggar aturan lalu lintas hewan secara administratif, dan kesehatan ratusan anjing tersebut tidak dapat dipastikan karena dugaan surat keterangan kesehatan hewan palsu.

Pihaknya mengumpulkan berbagai instansi terkait pada Jumat (12/1/2024), termasuk Ditreskrimsus Polda Jateng, Polrestabes Semarang, BBVET Wates di Yogyakarta, PDHI Cabang Jateng 1, Australia Indonesia Health Security Partnership, dan Dinas Peternakan Kabupaten/Kota.

Baca Juga: Soekarno-Hatta resmikan 78 autogate, jadi bandara terbanyak autogate

Anjing Dipantau Ketat Guna Penyebaran Penyakit

Agus menekankan pentingnya pemantauan ketat terhadap anjing-anjing ini baik dari segi kesehatan maupun asupan makanan. Dalam upaya mencegah penularan penyakit, Disnakkeswan telah berkoordinasi dengan BBVET Wates, mengirim 150 dosis vaksin rabies ke shelter anjing selundupan di Kota Semarang, dan menyediakan 40 liter disinfektan untuk menjaga keamanan biologis di lingkungan tersebut.

Hendra Wibawa, Kepala BBVET Wates, menyoroti perlunya pemisahan antara anjing yang sehat dan yang sakit di dalam shelter. Hal ini krusial untuk mencegah penularan penyakit dari anjing ke manusia. Hendra menekankan pentingnya vaksinasi bagi anjing yang sehat dan petugas yang menangani mereka.

Dalam penindakan, AKP Johan dari Polrestabes Semarang menyatakan bahwa pihaknya terus menyelidiki kasus ini, termasuk dugaan pemalsuan dokumen dan jejak pemesanan anjing selundupan yang diduga akan dijadikan santapan.

Jika kamu suka dengan artikel ini jangan lupa bagikan! Ayo baca artikel di Connx.id dan dapatkan pengalaman membaca berbeda dari yang lain. Di sini kamu bisa kumpulkan koin yang dapat ditukarkan dengan beragam hadiah menarik.

Beri rating artikelnya!

Seberapa puaskah kamu?

coin

Selamat kamu berhasil dapetin Connx Coin! Terus explore untuk mendapatkan Coin lebih banyak!